PROFESIONALISME DAN KODE ETIK

Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. ciri ciri profesionalime :


1. Profesional senang menyelami sebuah proses, sedangkan amatiran gemar menghindari sebuah proses.

2. Profesional selalu memeriksa dan mengetahui apa yang diperlukan dan diinginkannya.

3. Profesional selalu fokus dan berkepala dingin.

4. Profesional tidak membiarkan kesalahan berlalu, namun menjadikannya sebuah pelajaran.

5. Profesional senang untuk terjun ke pekerjaan yang sulit.

6. Profesional selalu berpikiran positif.

7. Profesional senang menghadap orang lain.

8. Profesional adalah orang yang antusias, penuh semangat, interest, contentment

9. Profesional adalah orang yang tahan banting hingga tujuan tercapai.

10.Profesional akan berbuat lebih dari apa yang diharapkan.

11.Profesiobal akan menghasilkan produk yang berkualitas.

12.Berpegang teguh pada kode etik

13.Apa yang dilakukannya berhasil

14.Mempunyai semua yang dimiliki oleh seorang Profesional

15.Mempunyai visi dan misi

16.Excellent ( mengutamakan) and profesional (hasil)

17.Mempunyai hati yang mau diajar (tidak sombong)


untuk menjadi seorang Profesional tentu saja harus memperhatikan pedoman yang biasa di sebut KODE ETIK.  Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.

berikut kode etik pada profesi IT :

  1. Orang IT bertanggung-jawab terhadap hardware atau software.Yang dimaksud hardware adalah barang-barang IT yang bisa disentuh, seperti monitor, printer, CPU, keyboard, dan sebagainya. Sedangkan yang dimaksud software adalah produk IT yang bisa dilihat tapi tidak bisa disentuh, seperti aplikasi, software, data dan sebagainya.
  2. Peranannya yang sangat besar dan mendasar dalam perusahaan menuntut orang IT untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara profesi. Orang IT akan berperan penting dalam pengolahan data, penggunaan teknologi, dan peningkatan terus-menerus akan bisnis proses suatu perusahaan agar perusahaan mempunyai daya saing tinggi. Bisnis proses adalah suatu rangkaian proses dalam perusahaan yang melibatkan berbagai input untuk menghasilkan output yang berkualitas secara berkualitas, sehingga perusahaan dapat menghasilkan laba. Karena demikian pentingya suatu bisnis proses dalam suatu perusahaan, maka sudah dipastikan bisnis proses suatu perusahaan tidak boleh bocor ke perusahaan pesaing.
  3. Orang IT sebagai orang yang paling tahu akan bisnis proses perusahaan mempunyai kode etik yang mendasar untuk menjaga kerahasiaannya. Perusahaan sendiri mengantisipasi hal ini dengan adanya kontrak kerahasiaan yang wajib ditandatangani oleh orang IT.
  4. Sangat diutamakan bahwa seorang IT harus mempunyai etika yang membangun.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

C.Y.B.E.R.C.R.I.M.E

kriminalitas dewasa ini makin meningkat sesuai dengan perkembangan zaman, contohnya Cybercrime, Cybercrime bisa diartikan sebagai tindakan yang merugikan orang lain, atau pihak-pihak tertentu yang dilakukan pada media digital atau dengan bantuan perangkat-perangkat digital. Cybercrime yang sering kita temui adalah sebagai berikut :

  • Penipuan finansial melalui perangkat komputer dan media komunikasi digital.
  • Sabotase terhadap perangkat-perangkat digital, data-data milik orang lain, dan jaringan komunikasi data.
  • Pencurian informasi pribadi seseorang maupun organisasi tertentu.
  • Penetrasi terhadap sistem komputer dan jaringan, sehingga menyebabkan privasi terganggu atau gangguan pada fungsi komputer yang anda gunakan (denial of service).
  • Para pengguna internal sebuah organisasi melakukan akses-akses ke server tertentu atau ke internet yang tidak diizinkan oleh peraturan organisasi.
  • Menyebarkan virus worm, backdoor, trojan, pada perangkat komputer sebuah organisasi yang mengakibatkan terbukanya akses-akses bagi orang-orang yang tidak berhak.
kemungkinan Cybercrime terjadi disebabkan oleh 2 hal yaitu kurangnya sikap waspada dari si pengguna media elektronik sehingga beresiko menjadi korban dan pengguna  yang tidak memiliki etika & tanggung jawab dalam menggunakan media elektronik sehingga ini membuatnya menjadi pelaku cybercrime.
sebenarnya kita dapat mencegah hal itu dengan memulai hal yang paling kecil, yaitu sadar diri bahwa kejahatan siapapun,kapanpun dan dimanapun medianya pastinya akan terjadi, dengan begitu kita akan selalu waspada dengan situasi apapun, seperti ketika melakukan transaksi di ATM, menggunakan file penting milik perusahaan, dan sebagainya.
oleh karena itu keamanan komputer sangat penting dari menggunakan antivirus, firewall hingga password yang tidak mengandung tanggal lahir, nama perusahaan, nomor telepon dan melakukan perubahan password berkala. 




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

ETIKA DAN PROFESIONALISME

" Etika dan profesionalisme?  dulu waktu saya SD pernah dengar slogan "mari tingkatkan kode etik" dan "junjung tinggi profesionalisme....." waktu itu saya masih belum mngerti apa maksudya (maklum, itu kata yang mungkin baru terdengar di telinga saya) berhubung saya sudah kuliah dan untuk memulai kembali posting selanjutnya, saya akan posting tentang  ETIKA dan PROFESIONALISME."


ETIKA,  etika berawal dari bahsa Yunani kuno yaitu ethos yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan. sedangkan Kode Etik Dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku.
Dalam kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik menggambarkan nilai-nilai professional suatu profesi yang diterjemahkan kedalam standaart perilaku anggotanya. Nilai professional paling utama adalah keinginan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat. 

PROFESIONALISMEProfesionalisme berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Sedangkan profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional (Longman, 1987)

maka dari itu semua orang harus memiliki etika dan profesionalisme karena merupakan sikap mental dari komitmen terhadap bidang atau masing2 profesi yang di dalami. apabila seseorang masih saja belum memiliki etika dan sifat profesional mungkin profesinya akan mengalami ketertinggalan dan tidak bisa mengantarkan menuju "SUKSES"


















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS